Cara keliling dunia naik motor

Sharing is caring! Thanks my friends

Kalau anda ada niatan melakukan perjalalanan keluar negeri  naik motor caraya sebenarnya nggak sulit sulit amat. Pertama tama tentu anda harus punya passpor buat diri anda dan selanjutnya passpor buat motor anda juga.

Apa itu passpor buat motor, passpor motor dikenal dengan nama  Carnet De Passages En Douane (CdP) atau paspor untuk kendaraan,  anda bisa mengurusnya melalu  sekretariat Ikatan Motor Indonesia (IMI) melalui patricia atau bung jefrey JP.

Paspor kendaraan atau Carnet De Passages En Douane (CDP) adalah dokumen resmi yang harus Anda miliki jika Anda bepergian ke luar negeri menggunakan kendaraan pribadi. Ikatan Motor Indonesia atau  IMI mendapat otorisasi dari Federasi Mobil Internasional dan Federasi Motor Internasional untuk mengeluarkan dokumen tersebut.

Dokumen berwarna kuning tersebut telah diresmikan dengan terbitnya Peraturan Menteri Keuangan Nomor 533/KM.4/2015 yang menunjuk IMI sebagai penerbit dan penjamin CPD. Rekan saya Edy Sudarmadi yang juga sebagai ketua IMI Kalsel mempunyai pengalaman yang cukup riding ke mancanegara. Terakhir bahkan naik haji melalui jalur sutera, ratusan negara sudah dijelajahinya dan ternyata menurut beliau nggak sulit.   Jefrey JP menjamin bahwa proses pembuatan paspor murah, mudah, serta tidak perlu menaruh uang jaminan di Bea Cukai. Biayanya juga menurut beliau tidak terlalu mahal dan untuk pembuatan CPD biayanya sebesar 25 euro atau sekitar Rp 407 ribu serta Rp 1 juta untuk keperluan administrasi pengurusan lainnya.  CPD untuk mobil atau motor ini berlaku selama setahun dan dapat diperpanjang saat sudah habis masa berlaku.   Memang ada biaya jaminan yang besaranya sekitar 30 persen dari harga kendaraan, tetapi apabila anda anggota IMI dan ketua club anda menjamin bahwa anda akan membawa pulang kendaraan motor anda secara utuh maka dijamin bahwa tidak ada jaminan yang harus dibayarkan.

Nah apalagi, tinggal gas dan anda bisa riding keluar negeri. Tapi perlu anda catat ada beberapa negara yang tidak mengakui keberadaan CPD ini.

Berikut beberapa negara yang bisa masuk dengan mempergunakan CPD; Malaysia, Singapura, Bangladesh, Sri Langka, Thailand, India,  Pakistan, Jepang, Libanon, Oman, Kuwait, Mesir, Qatar, Uni Emirat Arab, Syiria, Canada, Argentina, Chile, Columbia, Costa Rika, Ekuador, Paraguay, Peru, Uruguay, Venezuela, Italia, Denmark, Finlandia, Yunani, Italia, Turki, Belgia, Botswana, Kenya, Libya, Malawi, Namibia, Afrika Selatan, Sudan, New Zealand dan Australia.

Bagaimana cara mengurusnya ?   Langkah pertama yaitu mendaftar keanggotaan Ikatan Motor Indonesia. Adapun cara mendaftar keanggotaan IMI yaitu :

  1. Mengisi form pendaftaran secara online atau datang langsung.
  2. Melampirkan fotokopi paspor dan SIM (Surat Izin Mengemudi) yang masih berlaku.
  3. Menyertakan 2 lembar pas foto ukuran 2×3 sentimeter.
  4. Menyerahkan berkas pendaftaran ke kantor Pusat atau Provinsi IMI melalui online atau datang langsung.
  5. Setelah diproses, pemohon akan menerima pengesahan verifikasi data dari IMI, yang dilanjutkan dengan membayar iuran anggota.
  6. Pemohon telah sah menjadi anggota ketika sudah menerima Kartu Tanda Anggota IMI.

Kembali ke prosedur pembuatan CPD-Carnet, berikut prosedur pembuatannya :

  • Pemohon yang sudah menjadi anggota IMI harus mengisi form permohonan secara lengkap dan membeli blanko dokumen CPD-Carnet.
  • Pemohon harus menunjukkan kelengkapan Paspor, SIM, KTA IMI asli yang sah dan masih berlaku, serta menyerahkan fotokopinya.
  • Pemohon harus menunjukkan faktur pembelian, BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor) dan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) asli dan masih berlaku, serta menyerahkan fotokopinya.
  • Menunjukkan kendaraan yang akan mempergunakan fasilitas CPD, serta menyerahkan foto dari kendaraan, nomor mesin, nomor rangka dan nomor polisi, masing-masing ukuran 8×13 sentimeter.
  • Menyerahkan surat persetujuan pemeriksaan fisik dan blanko dokumen CPD-Carnet.
  • Membayar jaminan penerbitan CPD-Carnet. Di tahap ini pemohon sudah mendapatkan paspor kendaraan CPD-Carnet.

terlampir link panduan dari IMI 

Gambar terkait

Please follow and like us:
0