Punya mobil ? Wajib Punya Garasi !!!

Setelah rencana pelarangan sepeda motor di Jalan Utama Sudirman dan Kuningan menuai protes dari kalangan masyarakat, akhirnya Pemda DKI mempertimbangkan ulang mengenai larangan tersebut. Gubernur DKI Jakarta  Djarot Syaiful Hidayat mengatakan bahwa,  "warga Jakarta yang memiliki kendaraan bermotor harus memiliki garasi". Ketentuan tersebut tercantum dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi.Hal ini dikemukakan oleh Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (5/9/2017).

Saat ini banyak pemilik kendaraan yang tidak memiliki garasi dan banyak di antara mereka yang memarkir kendaraannya sembarangan dibahu jalan bahkan didalam gang sempit. Lebih parahnya lagi banyak perkantoran dan restoran yang tidak mempunyai parkiran. Contohnya dahulu Tebet Raya dan Tebet Dalam Raya dulunya adalah pemukiman dan sekarang berubah fungsi menjadi tempat usaha. Parahnya lagi sebagian besar mereka tidak punya lahan parkir. Saatnya seperti ini ditertibkan.

"  Djarot mengatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan mensosialisasikan perda tersebut dan meminta warga membeli kendaraan bermotor sesuai kebutuhan.

Aturan tentang kewajiban pemilik kendaraan bermotor harus punya garasi tertuang dalam Pasal 140 perda tentang transportasi tersebut. Bunyi pasal tersebut yakni sebagai berikut:

(1) Setiap orang atau badan usaha pemilik kendaraan bermotor wajib memiliki atau menguasai garasi. (2) Setiap orang atau badan usaha pemilik kendaraan bermotor dilarang menyimpan kendaraan bermotor di ruang milik jalan. (3) Setiap orang atau badan usaha yang akan membeli kendaraan bermotor wajib memiliki atau menguasai garasi untuk menyimpan kendaraannya yang dibuktikan dengan surat bukti kepemilikan garasi dari kelurahan setempat. (4) Surat bukti kepemilikan garasi sebagaimana dimaksud pada ayat (3) menjadi syarat penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor. (5) Ketentuan lebih lanjut mengenai kepemilikan kendaraan bermotor diatur dengan Peraturan Gubernur.

Hal ini juga merupakan bentuk response terhadap pelarangan sepeda motor di jalan protokol.

Diharapkan dengan adanya Perda ini maka masyarakat mau secara perlahan berpindah ke transportasi umum dan tidak lagi memarkir mobilnya sembarangan di badan jalan.

 

baca juga : ini kata aktivis tentang larangan sepeda motor 

About admin 66 Articles
Saya suka motor dan mobil udah gitu aja