Versys X merayakan Ultah Sekjen di Cipta Gelar

Sharing is caring! Thanks my friends

Jakarta, Charlie,  Melanjutkan kisah sebelumya,  Versys X mengadakan acara perdana ke Cipta Gelar, pada hari Sabtu tanggal 07 Oktober 2017, semua anggota team berkumpul di Mcd bogor pada jam 06.00. Setelah menikmati sarapan disitu, kamipun mulai bergerak berangkat  dari Bogor menuju Cipta Gelar lewat jalan lewat Cijeruk, Cigeruk adalah jalan pintas dari bogor yang langsung tembus ke arah Cigombong, jalan utama Ciawi – Sukabumi. Kami berhenti sejenak di  Check point di POM bensin Cibadak. Disitu kami juga regrouping dan bertemu dengan  om pujo dari Sukabumi, setelah istirahat sejenak, kamipun menggunakan riding gear kami untuk melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan ratu,  kami mengambil jalur  Cikidang yang jalannya berkelok kelok, sungguh tantangan tersendiri melewati jalanan yang menanjak dengan puluhan tikungan tajam.

Ternyata jalanan yang berbelok ini membuat didik kaki keram terpaksa kami menepi dan 4 org (Ario,Charlie,mumu,didik) membantu Didik dan menunggu hingga keramnya hilang. Mungkin Om didik habis makan jengkol sehingga asam uratnya kambuh.  Sementara lainnya menunggu di tempat makan siang sambil mikirin acara untuk merayakan ulang tahun Sekjen Indra K Azhar . Entah ulang tahun yang ke berapa. Bingung soalnya setiap bulan ulang tahun.

Setelah makan, team pun akhirnya berkumpul dan motor kami isi full bensin di pom bensin terakhir sebelum nanjak ke CG (Cipta Gelar)  lewat gunung bongkok. Sesampainya di pasir kuray kami sudah disuguhi turunan pertama yang  lumayan curam menuju gunung bongkok  namun semuanya dapat melalui dengan aman. Tidak seperti sebelumnya saat VOID 650 kesana bulan sebelumnya ada 2 yang terpeleset disitu.

Pada saat tanjakan curam pertama diGunung bongkok kami lewati hujan sudah mulai mengintai dan akhirnya turun hujan mulailah satu  persatu tumbang seperti Dadang disusul yg lain Indra, Didit, Yung” menggunakan joki karena kondisi tidak memungkinkan. Mereka memang golongan  pasukan towing sehingga mereka memilih menunggu joki atau towing dari pada naik motor dan kalau jatuh biasanya jadi bahan celaan.  kemudian tim pun jalan kembali di iringi hujan yang semakin lebat. Mendekati lokasi Cipta Gelar kembali  Didit, harpin, mumu dan Eddy kehilangan kendali pada saat tanjakan yang licin sehingga terjatuh.

Akhirnya semua sampai di CG sore harinya, kita pun disambut oleh kang yoyo dengan berbagai minuman hangat dan hidangan tradisional khas CG. Ternyata di CG sedang ada acara, panggung semakin malam semakin meriah para pengisi acara bergantian untuk bernyanyi sampai pada puncaknya acara kembang api memeriahkan malam kami di CG. Setelah itu pun semua istirahat memulihkan tenaga untuk ke esokan harinya.

Besok pagi semua pun bergegas siap siap, Start turun jam 09.00 dari CG lewat gunung bongkok setelah diputuskan tidak melalui jalur ciptarasa karena kondisi cukup ekstrim habis hujan, dalam perjalanan turun melalui gunung bongkok pun beberapa org harus merebahkan motornya kembali seperti Indra, Didit, Irwan. Ario pun mendapat masalah karena salah jalan dan masuk kedalam tanah berlumpur yg harus dievakuasi oleh dua orang lokal yang membantu.

Sampai cikidang karena malas macet di Sukabumi memutuskan lewat parung kuda menelusuri perkebunan teh yg indah dan sampailah di PLTU yg ternyata tidak dapat dilalui untuk menuju ke leuwiliang.  Akhirnya kami pun turun kembali menuju Cianten dan ternyata kondisi jalan pun lumayan menantang. Setelah melewati perkebunan teh motor Eddy bermasalah ternyata ban bocor, kondisi yg lain sudah berada didepan, saya (Charlie) berniat menyusul teman” didepan untuk memberitahu kondisi ini. Tapi ternyata Eddy membawa elektrik pompa sehingga kita isi angin terlebih dahulu dan jalan kembali kemudian, tidak beberapa lama kemudian Ario dan naufal kembali mencari kami berdua karena mendapat info dari orang yang lewat bahwa ada timnya yg bocor bannya, dan kamipun berempat turun sampai akhirnya ketemu bengkel dan langsung ditambal. Perjalanan pun kembali dilanjutkan melalui leuwiliang, Bogor dan pulang.

Alhamdulillah perjalanan ini cukup seru dan menantang dan pulang kamipun mendapat bahan buat cerita. Sampai ketemu diperjalanan berikutnya.

 

Please follow and like us:
0